Tuesday, June 12, 2018

Penyakit Kambuh, Supir Taksi Medan-Kutacane Meninggal Dunia di Dalam Mobil ( SEDIH )

poker88 | dewa poker | agen poker | poker88 asia | idn poker | dewa poker 88 | dewa poker asia | situs agen dewa poker online
MEDAN BARU,  – Rahimun Munthe (51), warga Desa Kutacane Lama, Kecamatan Babussalam, Aceh Tenggara, ditemukan tewas di dalam mobil Toyota Innova BK 1806 AJ miliknya, di Komplek Citra Garden, Jalan Jamin Ginting,  Medan Baru, Senin (11/6/2018) sekitar jam 03.30 Wib. Keterangan yang diperoleh, kematian Rahimun diduga akibat penyakit yang dideritanya. Pria yang berprofesi sebagai sopir taksi jurusan Medan-Kutacane tersebut datang ke lokasi dengan mengendarai mobil Toyota Inova BK 1806 AJ, Senin (11/6/2018) dinihari. Tiba di sana, Rahimun sempat mengeluhkan sakit pada Fadli (30), sekuriti Bank BNI di Komplek Citra Garden. Pria itu juga sempat meminta tolong pada Fadli untuk mengantarkannya ke rumah sakit. Namun karena sedang piket, Fadli pun tak bisa memenuhi permintaan Rahimun. Pun begitu, Fadli berinisiatif dan hendak memanggil blue bird untuk membawa Rahimun ke rumah sakit. Tapi Rahimun malah menolak untuk diantar taksi. Lelaki paruh baya itu meminta agar Fadli memanggil rekannya, Teger. “Saat itu korban minta tolong antar ke rumah sakit. Tapi sekuritinya tak bisa, lalu korban minta tolong hubungi temannya dan memberikan HP nya kepada sekuriti,” beber Kasi Humas Polsek Medan Baru, Aipda Ayatullah kepada wartawan, Senin (11/6/2018). Saat sedang mencari kontak Teger di HP Rahimun, Rahimun pun kembali masuk ke dalam mobil. Tak berselang lama, Teger pun mendatangi lokasi. Karena mengenal mobil rekannya itu, Teger pun langsung menghampiri mobil yang terparkir persis di pekarangan Bank BNI. Namun saat dibangunkan, Rahimun tak kunjung bergerak. Teger yang panik pun kembali memanggil Fadli dan diteruskan ke kepala lingkungan. “Saat rekan korban datang, dia langsung membangunkan korban. Tapi tidak bangun-bangun. Sekuriti kemudian langsung menghubungi Kepling,” tutur Ayatullah. Petugas yang mendapat informasi itu pun langsung turun ke lokasi beserta tim INAFIS Polrestabes Medan. Usai melakukan olah TKP, petugas pun memboyong jasad Rahimun ke Rumah Sakit Bhayangkara guna kepentingan penyidikan. Namun, keluarga Rahimun yang mendapat kabar tersebut langsung mendatangi rumah sakit. Pihak keluarga mengaku kalau Rahimun mengidap penyakit asam lambung dan tensi tinggi dan meminta agar jasad Rahimun tidak diotopsi. “Ada asam lambungnya ini. Tensinya pun sering kali tinggi. Mungkin gara-gara itunya itu,” jelas Seniwati Munthe (41), adik kandung Rahimun ditemui di rumah sakit Bhayangkara. Masih kata Seniwati, usai menyelesaikan administrasi, pihak keluarga akan membawa jasad Rahimun ke kediamannya di Kutacane. “Nggak usahlah diotopsi, udah ikhlasnya kami. Ini mau kami bawalah ke kampung di Kutacane,” tukasnya. Sementara itu, pantauan wartawan di lokasi penemuan Rahimun tampak sepi. Tak ada aktifitas berarti di lokasi. Namun salah seorang sekuriti Bank BNI yang berada di lokasi mengaku tak tahu menahu terkait insiden tersebut. “Tadi pagi itu bang, yang piket kawan. Kalau aku nggak tau apa-apa. Cuma dengar-dengar dari warga aja,” ucapnya.
agen bola piala dunia 2018 | judi bola piala dunia 2018 | bandar piala dunia 2018 | judi online terpercaya | sbobetcasino | situs judi online
<><><> WPOKER188 <><><>

Saturday, June 9, 2018

Diskotek dan Karaoke D’Blues Terbakar PARAH !!!


poker88 | dewa poker | agen poker | poker88 asia | idn poker | dewa poker 88 | dewa poker asia | situs agen dewa poker online
HELVETIA,  – Mendekati masuknya jam berbuka puasa, suasana di Jalan Kapten Muslim tepatnya Komplek Milenium Plaza, mendadak heboh karena kepulan asap tebal membubung dari salah satu bangunan di sana. Belakangan diketahui, ternyata gedung berlantai tiga yang merupakan lokasi D’Blues Karaoke & Spa sedang dilahap Si Jago Merah. Informasi di lokasi, api pertama kali terlihat sekira jam 15.00 Wib. Belum diketahui penyebab api. Suasana di lokasi masih terlihat dipadati oleh warga. Petugas pemadam kebakaran pun terlihat masih berjibaku memadamkan api. Sementara petugas dari Polsek Helvetia pun turut membantu mengamankan lokasi. Pantauan di lokasi, dua unit mobil Avanza BK 1566WR warna silver dan mobil APV silver BK1724ZL terpaksa dipecah kacanya. “Pecahkan aja, biar bisa digeser. Daripada terbakar,” teriak Kapolsek Helvetia, Kompol Hj Trila Murni memerintahkan anggotanya. Selain itu, terdengar beberapa kali letusan dari dalam gedung. Reruntuhan material bangunan pun terlihat dan menambah suasana semakin mencekam.

Video: Karaoke D’Blues Terbakar, Belasan Unit Damkar Dikerahkan, Kerugian dan Korban Belum Diketahui 

HELVETIA,  – Mendekati masuknya jam berbuka puasa, suasana di Jalan Kapten Muslim tepatnya Komplek Milenium Plaza, mendadak heboh karena kepulan asap tebal membubung dari salah satu bangunan di sana. Belasan unit mobil pemadam kebakaran masih berjibaku di lokasi. Tampak terlihat api masih belum bisa dijinakkan. Hbusan angin yang kencang membuat api sulit dipadamkan. Hingga kini, belum diketahui apakah ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Suasana di lokasi masih terlihat ramai dikerumuni masyarakat. Kepulan asap hitam masih menjadi tontonan warga. Suara reruntuhan material bangunan juga masih terdengar dari dalam gedung berlantai tiga itu. Kapolsek Helvetia, Kompol Hj Trila Murni yang berada di lokasi pun belum bisa dimintai konfirmasi terkait penyebab kebakaran tersebut. Sementara itu, Putra Ramadhan Situmeang, Kabid Operasi Damkar Kota Medan yang berada di lokasi belum bisa memastikan banyaknya armada yang diturunkan. “Saya belum hitung, sampai saat ini, habis ganti, habis ganti, belum tahu berapa banyaknya,” ungkapnya di lokasi. Dilanjutkannya, kesulitan petugas dalam memadamkan api lantaran hembusan angin yang cukup kencang. Selain itu, Putra juga menduga sulitnya api untuk dijinakkan lantaran material bangunan yang mudah terbakar. “Kalau peredam suara itu kita kan tidak tahu apa-apa saja materialnya. Kemungkinan itu yang membuat api semakin cepat menjalar,” ucapnya.
♥♥♥ VBET188 ♥♥♥
♥♥♥ WPOKER188 ♥♥♥

Tubruk Mobil Parkir, Pengendara Kreta ‘Tidur’ di Aspal - SADIS


TUNTUNGAN,  – Surya (24), sempat terkapar tidur di aspal jalan sebelum dilarikan ke rumah sakit, Kamis (7/6/2018) sore, sekira jam 18.30 Wib. Selain itu, kreta yang dinaikinya mengalami kerusakan parah usai menubruk mobil parkir di Jalan Jamin Ginting, Simpang Pokok Mangga, Kelurahan Simpang Slayang, Kecamatan Medan Tuntungan. Informasi diperoleh, Surya sebelum kecelakaan itu, Surya sedang melaju dengan kecepatan tinggi dalam perjalanannya dari arah Pancurbatu menuju Medan mengendarai kreta Honda Spacy warna hitam, BK 6374 AC. Namun, tiba di lokasi kejadian, tak jelas diketahui penyebabnya, Surya tiba-tiba saja terlihat kaget ketika melihat satu unit mobil Toyota Rush, BK 1003 IO, yang parkir di pinggir jalan. Akibat gugup, kreta yang dikendarai Surya kemudian oleh dan menubruk bagian belakang mobil. Tak ayal, tubuh pemuda itu langsung terpental ke aspal dan mengeluarkan banyak darah segar dari bagian telinga dan wajah. Warga yang melihat ada kecelakaan, langsung berlari mendekat dan memberikan pertolongan sekaligus menghubungi polisi. Selanjutnya Surya dibawa ke rumah sakit. Sartini (43) warga sekitar lokasi kejadian mengatakan, mereka tidak tahu persis penyebab kecelakaan itu. “Kami tahunya, waktu mendengar suara benturan keras. Pas kami lihat, kreta itu sudah menabrak belakang mobil, sementara korban sudah tergeletak di aspal,” sebutnya. Kapolsek Delitua, Jompol BL Malau SIK, melalui Kanit lantas Iptu S Purba, mengatakan bahwa pihaknya langsung menuju lokasi begitu menerima informasi. “Sepeda motor dan mobil sudah di amankan sebagai barang bukti. Dan korban sudah dibawa ke rumah sakit. Sementara pemilik mobil AH Kaban (40) sedang kita mintai keteranganya,” jelas Purba, ketika dikonfirmasi Jumat (8/6/2018) siang.

Thursday, June 7, 2018

Heboh! Ada Mayat Perempuan Dimasukkan Dalam Tas, Dibungkus Kardus dan Ditaruh di Atas Kreta

poker88 | dewa poker | agen poker | poker88 asia | idn poker | dewa poker 88 | dewa poker asia | situs agen dewa poker online
MEDAN BARAT,  – Warga sekitar kawasan Jalan T Amir Hamzah/Jalan Dairi dihebohkan temuan sesosok mayat yang dibungkus kardus dan diletakkan di atas kreta Honda Scoopy, Rabu (6/6/2018) dinihari tadi, sekira jam 03.00 Wib. Informasi yang dihimpun, Rabu (6/6/2018) siang menyebutkan, temuan berawal dari kecurigaan warga yang melihat banyak bekas darah di bungkusan kardus tersebut. Adalah Khairul (26) dan Darwis (25), warga Jalan Karya Rakyat, menjadi orang pertama yang menemukan jenazah terbungkus kardus itu. Keduanya kemudian melaporkan temuan mereka itu kepada Kepala Lingkungan (Kepling) setempat bernama Rominar yang diteruskan ke pihak Polsek Medan Barat. Kepada wartawan, Darwis mengaku bahwa dia dan Khairul mengetahui itu ketika mereka melintas di lokasi berboncengan dengan kreta. “Saya dan teman saya Khairul tadi malam dari rumah mau beli nasi. Kami boncengan naik kreta, rupanya saya melihat ada kreta terparkir di pinggir jalan,” kenangnya. Melihat ada yang aneh, mereka pun langsung berhenti dan menghampiri kreta tak bertuan dengan bungkusan kardus di boncengan belakang. Berawal dari rasa penasaran, akhirnya mereka berdua menjadi khawatir setelah melihat bercak darah pada kardus tersebut. “Kami takut, jadi kami langsung lapor,” sebutnya. Polisi yang datang dinihari itu, langsung mengecek isi dalam kardus, begitu dibuka sedikit, sesosok tangan kecil berkulit putih langsung menjulur keluar dari bungkusan kardus. Kecurigaan warga benar. Ternyata darah itu berasal dari sosok jasad manusia yang telah tewas. Warga langsung berasumsi kalau mayat yang diketahui berjenis kelamin wanita itu merupakan korban pembunuhan. Kabar temuan itu pun dengan cepat menyebar dan warga yang mendengarnnya langsung berkerumun untuk mengetahui sosok yang diduga menjadi korban pembunuhan itu. “Udah jelas mayat itu dibunuh. Siapa pulak yang membungkus mayatnya di dalam kardus dan meletakkannya diatas kreta? Memang sadis kali udah orang sekarang,” cetuk warga di sana. Polisi pun langsung membawa jasad tersebut ke RS Bhayangkara Medan. “Gak ada yang kenal korbannya, karena kardusnya gak dibuka semua di TKP. Polisi setelah melihat itu tangan manusia langsung membawanya. Lagian warga dilarang memfoto atau memvideokannya,” kata Darwis.

agen bola piala dunia 2018judi bola piala dunia 2018bandar piala dunia 2018 | judi online terpercayasbobetcasinositus judi online
Kapolsek Medan Barat, Kompol Rudi Silaen dan Kanit Reskrim Iptu Arya Nusa Hendrawan, membenarkan temuan itu. Dalam keterangan persnya kepada wartawan, Kapolsek mengaku, pihaknya menerima informasi dari warga, Rabu (6/6/2018) sekira jam 03.00 Wib. Saat itu warga melaporkan temuan mencurigakan pada kardus yang teronggok di atas boncengan kreta Honda Scoopy warna putih-coklat, BK 5875 ABM. Selanjutnya, personel Polsek Medan Barat yang dipimpin Aipda Sumadi langsung ke lokasi dimaksud. Setiba di sana, ternyata benar, bungkusan di dalam kardus merupakan jasad wanita yang dimasukkan dalam tas lalu dibungkus kardus. Personel Polsek Medan Barat dan tim Inafis Polrestabes Medan melakukan olah TKP dan langsung membawa jasad korban ke RS Bhayangkara guna proses identifikasi dan otopsi. Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk 2 pemuda yang pertama kali menemukan jasad tersebut, yakni Darwis dan Khairul.

Tuesday, June 5, 2018

Pengedar dan Pencetak Upal Asal Tembung Diringkus Polisi

poker88 | dewa poker | agen poker | poker88 asia | idn poker | dewa poker 88 | dewa poker asia | situs agen dewa poker online
MEDAN TIMUR,  – Dua terduga pengedar sekaligus pencetak uang palsu asal Tembung, ditangkap Unit Reskrim Polsek Medan Timur, Selasa (29/5/2018) kemarin, sekitar jam 18.00 wib. Kapolsek Medan Timur, Kompol Wilson Pasaribu, dalam ekspose hasil ungkapan upal tersebut memaparkan, kedua tersangka yang diamankan yakni; Syahri Ramadhan Dongoran (40) warga Jalan Pasar 7 Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, dan Deni Alvi Maulana (24) warga Jalan Sederhana, Dusun 7 Cempaka Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan. Dalam penangkapan tersebut, petugas mengamankan puluhan lembar uang palsu yaitu 20 lembar uang palsu pecahan Rp50 ribu, delapan lembar pecahan 100 ribu, dan 21 lembar pecahan 20 ribu. Dijelaskan Wilson kalau kedua pelaku ditangkap di Jalan Beringin Pasar 7, Kecamatan Percut Sei Tuan, saat mengedarkan uang palsu. “Awalnya, anggota saya bernama Aiptu Dini Irawan dan Bripka Onny Riza mendapat informasi dari warga, bahwa ada seorang mengedarkan uang palsu di Pasar 7, Percut Sei Tuan,” ungkapnya. Berbekal informasi akurat tersebut, petugas langsung menuju lokasi dan berhasil menangkap kedua pelaku yang sedang mengedarkan uang palsu. Dan seketika, keduanya langsung diboyong ke Mako. Di saat penangkapan tersebut, petugas menggeledah pelaku dan menemukan puluhan uang palsu. Dari pengakuan kedua pelaku, pengedaran uang palsu tersebut dilakukan secara otodidak atau tanpa bantuan orang lain. “Dari ide dan tau sendiri mencetaknya. Hanya pakai printer dan alat seadanya,” aku kedua tersangka kepada wartawan dan dihadapan polisi. Dari penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti yang digunakan kedua melaku untuk mencetak uang palsu tersebut. “Kami menemukan alat bukti berupa satu unit laptop jenis Dell beserta charger, saru buah tas ransel warna merah jambu, satu buah printer warna hitam, satu buah gunting warna hitam, satu buah kuas untuk mengecat uang palsu, satu buah lem kertas, dan satu buah penggaris. Semau alat bukti ini digunakan kedua pelaku untuk mencetak uang palsu,” jelasnya. Kedua pelaku harus mendekam di sel tahanan sementara Polsek Medan Timur, karena mengedarkan uang palsu. “Pelaku melanggar pasal 1 dan 3 UU nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang dan diancam hukuman penjara selama empat tahun,” pungkasnya.

Begal Digulung Polres Binjai, Pelaku dan Penadah Gol

poker88 | dewa poker | agen poker | poker88 asia | idn poker | dewa poker 88 | dewa poker asia | situs agen dewa poker online
BINJAI,  – Personel Reskrim Polres Binjai menangkap terduga pelaku perampokan ponsel, setelah menangkap penadahnya, Senin (4/6/2018) sekira jam 02.30 wib. “Telah diamankan 1 terduga pelaku dalam perkara tindak pidana pencurian dengan sebagaimana di-maksud dalam pasal 365 ayat 1 KUHPidana,” kata Kasat Reskrim AKP Hendro S, Senin (4/6/2018) pagi. Kedua pria yang diamankan masing-masing Charles Darwin alias Charles (30) dan Pintar Tampubolon (24), masing-masing tercatat sebagai warga Desa Pulo Barisan, Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat. Penangkapan keduanya sesuai: LP/294/VI/2018/SPKT-B, Reskrim tertanggal (3/6/2018) dengan korban, Fatma Syahfitri. “Diawali dengan penangkapan penadah di Desa Pulo Barisan, Kecamatan Selesai, kita akhirnya meringkus penjual ponsel yang diduga menjual hasil curian kepadanya,” kata Hendro. Penangkap pelaku dan penadah berawal informasi keberadaan mereka yang saat itu berada rumah. “Kanit pidum memdapatkan informasi bahwa pelaku 365 dan 480 hape hasil pencurian sedang berada di rumah,” kata dia lagi. Usai penangkapan itu, petugas memboyong keduanya ke Polres Binjai bersama barang bukti, tegas Hendro.
IDN SPORT - Bola88 - Agen Bola Terpercaya - Bandar Judi Bola - Live Casino Online

Monday, June 4, 2018

Curi Besi Bekas di Gudang Onderdil, Tim Pegasus Ciduk Warga Sei Mati.

poker88 | dewa poker | agen poker | poker88 asia | idn poker | dewa poker 88 | dewa poker asia | situs agen dewa poker online
POLRESTABES,  – Seorang pria bertato berinisial ESS (32), warga Jalan Brigjen Katamso Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun, diciduk Tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Sat Reskrim Polrestabes Medan dan Unit Reskrim Polsek Medan Kota, Sabtu (2/6/2018) kemarin. Pria itu diketahui telah membobol gudang penyimpanan onderdil milik Taufik (63), warga Jalan Palangkaraya Baru, Medan. Dalam gudang itu, ESS mengambil beberapa macam besi bekas. Namun, aksinya diketahui pemilik yang langsung menginformasikan ke polisi (Tim Pegasus). Kaporestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi melalui Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira SIK kepada wartawan, Senin (4/6/2018) mengatakan, Sabtu itu, saat Tim Pegasus yang sedang berpatroli menerima informasi dari masyarakat yang menyebutkan ada hal-hal yang mencurigakan di gudang milik Taufik. “Atas informasi tersebut Tim Pegasus langsung turun ke lokasi guna melakukan pengecekan,” ujar Putu. Ketika itu, lanjut Kasat, Tim Pegasus mendapati seng gudang milik korban dalam keadaan terbuka. Petugas kemudian manjat ke atap melalui warnet yang berada persis di samping gudang. “Tim Pegasus mendapati seorang pria sedang memasukkan besi-besi onderdil ke dalam 2 karung goni serta sejumlah tali nilon. Petugas kemudian meringkus tersangka ESS,” jelasnya. Saat diinterogasi, sambung Putu, ESS mengakui perbuatannya. “ESS juga mengaku hendak menjual barang curian tersebut ke tukang botot. Tersangka dan barang bukti diboyong ke Polsek Medan Kota guna menjalani pemeriksaan intensif serta pengembangan terhadap tersangka lainnya,” tegas Kasat.